Indramayu – Polsek Kandanghaur terus melaksanakan kegiatan cooling system untuk mendukung terciptanya Pilwu Serentak Serentak 2025 yang damai dan aman.
kegiatan ini menyasar warga setempat, bertujuan untuk menciptakan suasana yang kondusif di tengah dinamika Pilwu Serentak yang semakin dekat.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kapolsek Kandanghaur, AKP Surahmat, menegaskan bahwa Polri, khususnya Polsek Kandanghaur, akan terus berupaya menjaga situasi di Kecamatan Kandanghaur, dan umumnya Kabupaten Indramayu, tetap kondusif menjelang Pilwu Serentak.
“Melalui kegiatan cooling system ini, kami berupaya memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat untuk menjaga situasi Pilwu Serentak tetap damai dan harmonis,” ujar AKP Surahmat didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno. Kamis (18/9/2025)
Dalam kegiatan tersebut, memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu atau hoaks yang marak beredar di media sosial.
AKP Surahmat juga mengajak warga untuk memperbanyak silaturahmi dan menjaga komunikasi yang baik di antara sesama, guna mencegah potensi konflik akibat perbedaan pandangan politik.
” AKP Surahmat mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan. Jangan mudah terpengaruh oleh berita hoaks yang sering beredar di media sosial. Mari kita jaga kedamaian dan kesejukan suasana Pilwu Serentak, agar semua warga dapat menyalurkan hak pilih mereka dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Kapolsek Kandanghaur juga berharap agar kegiatan cooling system ini dapat semakin mempererat persatuan dan kesatuan antar warga, serta memastikan bahwa pelaksanaan Pilwu Serentak di wilayah Kandanghaur berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang merugikan.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polsek Kandanghaur untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan dalam setiap tahapan Pilwu Serentak,” kata Kapolsek.






