Ritual Adat Perdamaian (Lepas Panah) Pendukung Paslon 02 Berlangsung Lancar di Lanny Jaya

Papua – Pada Kamis, 23 Januari 2024, pukul 13.00 WIT, massa pendukung pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 02, Aletinus Yigibalom dan Fredi Ginia Tabuni, menggelar Ritual Adat Perdamaian “Lepas Panah” di Kampung Tepogi, Distrik Yiginua, Kabupaten Lanny Jaya. Kegiatan ini bertujuan mengakhiri konflik horizontal antara pendukung Paslon 01 dan Paslon 02 yang terjadi pada 12 Desember 2024 lalu.

Ritual tersebut dihadiri oleh sekitar 1.000 pendukung dari tiga daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Lanny Jaya. Acara diawali dengan tradisi “bakar batu” sebagai simbol kebersamaan dan perdamaian masyarakat adat. Setelah makan bersama, massa melanjutkan ritual inti “Lepas Panah” yang dipandu oleh Iton Kogoya, tokoh adat sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Distrik Melagi.

Dalam ritual tersebut, semua senjata tajam, seperti panah, parang, tombak, dan kapak, diarahkan ke sebatang pohon pinus sebagai simbol pelepasan emosi, dendam, dan konflik. Dengan yel-yel adat, ritual ini menjadi simbol perdamaian di antara massa pendukung kedua Paslon.

Koordinator acara, Iton Kogoya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen masyarakat adat untuk menciptakan harmoni pasca-konflik. “Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa perdamaian adalah budaya kita. Ritual ini menegaskan komitmen adat Lanny Jaya untuk hidup berdampingan dengan damai,” ungkapnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.35 WIT ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Pdt. Ito Yigibalom. Selanjutnya, massa dibagi kembali ke dalam kelompok Dapil masing-masing dan kembali ke kampung halaman mereka.

Analisa dan Upaya Pencegahan Konflik

Meski ritual adat ini menandakan perdamaian, aparat keamanan tetap memonitor potensi gesekan di masyarakat. Keberadaan tokoh adat dan elite politik menjadi kunci dalam menjaga situasi kondusif, terutama menjelang pengumuman putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Lanny Jaya.

Aparat keamanan gabungan TNI/Polri telah melakukan patroli rutin di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan kelancaran acara dan mencegah potensi gesekan antara massa pendukung Paslon 01 dan 02. Pihak keamanan juga terus berkoordinasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan Forkopimda untuk mendorong.(rd)

Related posts